Rahasia Misteri Batu Mali Kundang Terungkap. Ternyata ini rahasianya

Misteri Batu Mali Kundang yang sudah bertahun-tahun menjadi rahasi, kini sudah terungkap. Para ilmuwan yang berasal dari Univeritas Oxford baru-baru ini telah memecahkan misteri batu Malin Kundang di tanah Minang. Sekian lama batu yg menyerupai sosok tokoh Malin Kundang tersebut, dalam cerita rakyat Minang, diyakini hanya merupakan cerita legenda belaka.

Namun para ahli sekarang telah mengetahui bahwa batu tsb diawetkan dengan formula canggih khas resep Indonesia yang kehebatannya melebihi ramuan para Mummi dari Mesir. Formula rahasia Malin Kundang terkuak setelah ditemukan sisa-sia cairan yang terdapat pada botol, terkubur secara aman, tak jauh dari batu Malin Kundang.

Pada label botol tersebut tertulis dengan jelas “FOR: Malin” yang artinya “untuk Malin”. Penduduk sekitarnya dan rakyat Indonesia pada umumnya biasa menyebut “formalin” yaitu sebuah resep rahasia nenek moyang yang biasa digunakan untuk mengawetkan mayat, namun karena kenaikan harga BBM dan krisis yang berkepanjangan, formalin saat ini lazim dipakai untuk mengawetkan tahu, ikan asin, bakso, mie basah dan tentu saja… Mayat, seperti dapat terlihat pada batu Malin Kundang yang masih tetap awet sampai sekarang di tanah Minang.

Subscribe to receive free email updates:

27 Responses to "Rahasia Misteri Batu Mali Kundang Terungkap. Ternyata ini rahasianya"

  1. Baru kali ini w denger batu bisa d awetkan pake formalin hahaah

    BalasHapus
  2. Just a joke santaelah lah ,for malin untuk malin

    BalasHapus
  3. Menghina banget ni, siapa sih penulisnya?

    BalasHapus
  4. Ceritanya lucu, kasih dia tai kucing

    BalasHapus
  5. Santailah... namanya juga becanda, biar ga keriput mukamu.
    Ha ha ha...

    BalasHapus
  6. Gak akurat dan empiris!
    Hipotesis yang kacau

    BalasHapus
  7. Orang edan gak paham tata krama... gk ngerti tujuan hidup.

    BalasHapus
  8. Orang edan gak paham tata krama... gk ngerti tujuan hidup.

    BalasHapus
  9. Ha.. ha.. ha.. orang Minang ternyata dulunya berbahasa Inggris ya..?? he.. he.. he.. agar tidak hanya ha.. haa.. hi.. hi... nih coba aja klik https://id.wikipedia.org/wiki/Formaldehida

    BalasHapus
  10. Berita sampah... garing tau... menghina budaya minang.
    Penulis bisa dituntut oleh oxford university dan masyarakat minang.

    BalasHapus
  11. URUT NI AMANGNMU BODATS.......!!!!!!!!!!

    BalasHapus
  12. Wahahahahahahahahahaha....aslinya lucu...qaharberita.blogspot

    BalasHapus
  13. enteng bener beritanya,
    he..he....
    tak perlu mengencangkan urat saraf untuk mengahadapi berita seperti nya.
    ini menambahkan kita untuk berpikir lebih jauh...
    kemungkinan di daerah tersebut merupakan peninggalan peradapan yang telah maju waktu itu, melihat dari ukuran kapal dan beberapa benda mewah lainya...
    bisa jadi malin kundang dan kapalnya terkena bencana alam, sehingga mengawetkan yang ada semua,
    mudah - mudahan ada yang mau melakukan penelitian yang mendalam, di dunia banyak penemuan jasad - jasad yang terawetkan yang setelah penelitian dilakukan merupakankorban dari bencana alam

    BalasHapus